Archive for October, 2008
Eclipse
Eclipse ini bukanlah software yang digunakan utuk pemrogaman JAVA, melainkan suatu peristiwa di luar angkasa yang dinamakan dengan gerhana, yang berakibat langsung dengan apa yang dinamakan satellite. Jadi ketika gerhana terjadi, satellite berada dalam daerah bayangan bumi atau bulan, satellite mendeteksi konjungsi bumi dan bulan ( bumi menutupi bagian bulan yang nampak dari sudut pandang satellite ) ataupun sebaliknya, sehingga satellite tidak mendapatkan pancaran sinar matahari yang biasanya digunakan sebagai bahan baker dalam pengoperasiannya.
Pergerakan relative matahari terhadap bumi menyebabkan posisi matahari selalu bergeser secara dinamis. Pergeseran kedudukan matahari dari belahan selatan ke belahan utara bumi ataupun sebaliknya, mempengaruhi hari terjadinya gerhana dalam setahun. Sedangkan pergeseran dari arah timur ke barat khatulistiwa ataupun sebaliknya, mempengaruhi saat terjadinya gerhana pada suatu hari tertentu. Matahari berada di belahan selatan bumi pada sekitar tanggal 23 September – 20 maret. Sebaliknya pada sekitar 21 Maret – 22 September, matahari berada di belahan utara bumi.
Satellite Geo mengalami dua periode gerhana matahari di sekitar vernal dan autumnal equinoxes sebanyak kurang lebih 90 hari per tahun. Menurut iklim bumi belahan utara ( Northern Hemisphere ), periode pertama gerhana matahari terjadi pada musim semi ( spring ) mulai akhir Februari atau awal Maret hingga Pertengahan April. Periode kedua terjadi pada musim gugur ( fall / autumn ) mulai awal September hingga pertengahan Oktober. Puncak gerhana matahari dengan durasi selama kurang lebih 70 menit, berlangsung pada sekitar 21 Maret dan 23 September.
Lha…terus pas eclipse, satellite beroperasi menggunakan tenaga darimana…..lha wong satellite nya ga dapat sinar matahari…..Ternyata ketika solar panel mendapatkan sinar matahari, ada energi tertentu yang disimpan dalam beteray, jadi ketika eclipse terjadi, tenaga yang digunakan dari satellite adalah tenaga dari bateray, dan ketika eclipse selesai, satellite mendapatkan sinar matahari kembali sebagai tenaga dalam pengoperasiannya sekaligus nge-charge bateray yang habis ketika eclipse berlangsung, dan kejadian tersebut terus berlangsung selama terjadi eclipse.
4 comments October 10, 2008
” Barang Luar Angkasa “
Kontrol dan kendali barang yang ga’ terlihat emang gampang2 susah….lha gimana yang di liat cuma data yang mengkondisikan bahwa barang tersebut masih ada dan tetap ditempat, ya itulah ” Barang Luar Angkasa ( Satellite ) “. Walaupun begitu bangga juga sih…bisa ngontrol barang yang dapat memajukan Telekommunikasi Indonesia bahkan dunia, cz coverage area yang sangat luas. Ya..ga ada salahnya sedikit sharing apa yang ada dalam tubuh satellite ( yang q kontrol ) secara singkat, padat dan jelas.
Dalam tubuh bahenol satellite ada 2 macam modul :
1. Modul Payload
- Komunikasi Antena Transponder ( C-Band repeater, Ku-Band repeater dan Antenna )
2. Modul Bus
- Sub system tenaga penggerak ( propulsion )
- Sub system ACS ( Attitude Control System )
- Sub system TCR ( Telemetry Command & Ranging )
- Sub system power & thermal
PAYLOAD
Payload untuk kommunikasi satellite terdiri dari antenna untuk menerima dan mengirimkan sinyal dan transponder untuk menguatkan dan mengubah frekuensi sinyal. Tiap antenna terdiri atas dua buah permukaan, masing-masing untuk polarisasi horizontal dan vertikal, sehingga memungkinkan transmisi sinyal dalam kedua polarisasi secara simultan. Polarisasi horizontal liniear dan parallel terhadap bidang khatulistiwa, sedangkan polarisasi vertikal liniear dan orthogonal terhadap polarisasi horizontal. Polarisasi orthogonal memungkinkan penggunaaan kembali frekuensi ( frekuensi reuse ).
BUS
- Propulsion
Sub sistem propulsion menyediakan impulse untuk semua fasa pada misi, ketika satellite berada pada geosyncrhonus orbit transfer. Dan dalam sub system ini terdapat Tangki bahan bakar dan pengoksidasi, serta thruster sebagai penghasil torsi ( tenaga gerak ) untuk pengendali posisi dan untuk mengubah orbit. Disamping itu terdapat juga sistem pengukur bahan bakar yang digunakan selama operasi on-station untuk secara akurat mengukur sisa bahan bakar dan memperkirakan jangka hidupnya.
- Attitude Control System
ACS menyediakan sensor, pengontrol aktuator dan pengolah elektronik untuk mengontrol sikap satellite selama misinya. ACS mempunyai otonomi dalam pengecekan satellite, pendeteksian keselahan dan melakukan koreksi terhadap kesalahan yang terjadi. Pada mode normal ACS dapat mengontrol satellikte dan melakukan operasi untuk periode waktu tertentu tanpa interverensi dari stasiun bumi. Sensor Posisi, antara lain :
o Sensor perputaran bumi dan matahari pada transfer orbit
o gyro pendeteksi gerak satellite dalam arah pitch,yaw dan roll
o sensor akuisisi bumi dan matahari
o sensor bumi statis untuk station keeping
o sensor beacon untuk mengarahkan operasi satellite
· Telemetry, Command & Ranging
Sub system ini didukung oleh antenna dengan gain tinggi dan antenna omniderctional. Antenna omnidirectional digunakan pada saat transfer orbit dan sebagai backup pada operasi on-station bila terjadi anomali pada satellite. Beberapa fungsi Sub System TCR :
o Fungsi Telemetry mengumpulkan, memformat, memodulasikan dan mengirimkan informasi kinerja satellite.
o Fungsi Command menerima, melakukan demodulasi, dekode dan distribusi perintah dari ACS ataupun stasiun bumi.
o Fungsi Ranging memodulasi tone ranging telemetri downlink untuk menentukan jarak satellite dari bumi.
- Power & Thermal
Subsystem daya listrik memberikan daya listrik pada satellite selama misinya. Solar sel array silicon menyediakan daya listrik selama satellite mendapat cahaya matahari dan bateray digunakan untuk menyimpan energi.
Sub sytem thermal bertugas menghasilkan platform lingkungan thermal yang stabil dan terkendali selama berlangsungnya fase misi operasional satellite. Tersusun oleh suatu selimut yang dinamakan MLI ( Multi Layer Insulation ) sebagai pelindung badan satellite yang langsung terkena sinar matahari untuk meminimalkan efek penyerapan panas matahari oleh badan satellikte. Dan panel radiator bertugas membuang resapan panas internal ke ruang angkasa, terutama dari penguat daya tinggi, TWTA dan SSPA.
Sementara itu dulu……..Mata dah kiyep-kiyep……Mau Tidur.
Add comment October 9, 2008